
Ironis adalah sebuah kata yang tepat, untuk menyatakan bahwa ternyata DPR RI lebih mementingkan kepentingan golongan pegawainya ketimbang keamanan NKRI. Ditengah-tengah risuhnya perebutan AMBALAT dengan INDONESIA, dan disaat-saat peralatan HANKAM RI sudah tidak memadai untuk menjaga Kesatuan dan Kesatuan bangsa ini, DPR RI malah membauat keputusan yang dianggap kurang pas pada saat ini. Boleh-boleh saja membuat suatu cindera mata sebagai ungkapan terima-kasih telah berjasa dalam mengurus negara ini, namun tentu saja tidak dengan harga yang cukup tinggi, apalagi total dari anggaran pembuatan cindera mata itu setidaknya bisa menambah kekurangan anggaran militer sekarang ini.
Dengan demikian, DIMANA RASA KEPEDULIAN PETINGGI-PETINGGI INDONESIATERHADAP BANGSA INI !!!. Apa tidak malu dengan negara tetangga, rakyat ingin berperang / meindungi untuk menjaga NKRI tetapi armada yang dimilikinya tidak memadai. Beberapa jawaban yang dilontarkan oleh seseorang yang di wawancari di Metro TV pagi tadi 11 Juni 2009 sekitar pukul 06.30 wib, sangatlah geram saya mendengarnya. Jawaban yang diberikan sepertinya sangat menyalahkan TNI yang tidak memberikan keterangan akurat tentang alutsistanya. Padahal sesungguhnya jika dilihat dari kejadian saat ini, DPR sudah sepantasnya mendahulukan NKRI bukan cincin.
Jujur dalam hati saya pribadi tidak merasa simpati oleh anggota-anggota DPR RI, pasalnya dinilai dari awal saja caleg-caleg yang berebut kursi di pemerintahan saja seperti berlomba-lomba dalam ajang perbisnisan dan keuntungan, bukan semata-mata untuk memajukan bangsa indonesia. Jika awal pemilihannya saja sudah dilandasi dengan niat mendapatkan untung dan gaji dalam perbulannya, maka bagaimana dengan niat untuk membangun bangsa indonesia.
Saya masih mencintai bangsa dan negara indonesia saat ini bukan karena saya bangga dengan sistim pemerintahan negara ini, tetapi saya cinta bangsa dan negara indonesia ini karena saya setia dengan Ir.Soekarno yang telah membebaskan NKRI dari belenggu penjajah. Walau saat itu saya belum terlahir, setidaknya saya sangat bersyukur kepada ALLAH SWT karena diberi tahu bahwa Ir.Soekarno lah yang telah menumbuhkan rasa patriotisme di jiwa ini.




Menuju perjalanan lewat loji-karawang










