Sudah barang tentu tahu bagi masyarakat karawang tentang sebuah jalan utama di daerah kecamatan Klari, yaitu jalan yang terkenal dengan sebutan jalan Citra atau awalnya adalah perempatan citra. Pada jam-jam tertentu, kini perempatan jalan tersebut sudah membuat warga memendam keluh jika pada saat itu kita melewatinya. Karena tidak kurang dari 1 menit, banyak kendaraan roda dua ataupun roda empat bahkan kendaraan bermuatan besar, keluar masuk dari perempatan tersebut. Tak khayal laju kendaraan dari arah lain pun di berhentikan untuk memberikan kesempatan kendaraan yang keluar masuk tersebut. Frekuensinya sering terjadi, sehingga kerap kali menimbulkan kemacetan yang tidak bisa dihindarkan lagi.
Kondisi ini diperparah lagi dengan diaktifkannya kembali Terminal Bus dan Angkutan Klari, yang menimbulkan efek banyaknya angkutan kota yang mangkal diradius 500 meter dari terminal. Ditambah lagi dengan menjamurnya ojeg-ojeg yang mencapai ratusan jumlahnya. Memang secara tata letak, Terminal Klari dirasa kurang pas lokasi dan desain penataannya. Terlihat dari sudah penuhnya angkutan kota, walaupun jumlahnya belum semuanya masuk ke lokasi terminal tersebut. Dan lagi lokasinya yang terletak di jalan utama Karawang – Cikapek.
Sudah saatnya pemerintah meikirkan hal tersebut, jangan sampai pada waktu-waktu tertentu akan bertambah parah.
