Feeds:
Pos
Komentar

Saya menemukan rekaman keren dari “Mungkinkah – Stinky” di #Smule: http://www.smule.com/p/791659804_1662452250 #SingKaraoke

Iklan

Extreem Life

Alam Karawang, 10 Juni 2013

Dalam beberapa bulan lalu salah-satu perusahaan jasa terbesar di Karawang yaitu PO.Warga Baru, telah meluncurkan trayek barunya jurusan Jakarta (UKI) – Karawang. Sebenarnya trayek ini adalah trayek lama mereka bahkan andalan mereka di tahun 90-an hingga 2005. Namun seiring dengan PERPROV DKI Jakarta yang melarang angkutan umum mengambil penumpang bahkan mangkal di UKI, akhirnya trayek ini ditiadakan dan dipindahkan menjadi KP.Rambutan – Karawang. Lain dulu lain sekarang kini trayek ini bukan lagi menggunakan armada Bus besar, melainkan dengan kendaraan sejenis travel (Elf). Jadi bagi anda yang ingin pergi ke jakarta dengan waktu yang cepat, memilih armada ini adalah sesuatu pilihan yang sangat tepat. Selain cepatnya sampai ditujuan, armada inipun sangat nyaman untuk dinaiki.

Kenyamanan lain yang bisa dirasakan oleh anda yang bekerja di Jakarta adalah, jika anda kehabisan bus jurusan Karawang dari Kp.Rambutan, tak perlu khawatir anda cari saja Warga Baru jurusan Purwakarta, Pagaden atau apa saja yang arahnya melewati Kota Karawang. Di tempat kontrol Warga Baru di salah-satu Rest Area nanti anda akan dipindahkan ke armada Elf ini untuk diantarkan menuju Kota Karawang. Sangat bagus bukan pelayanannya, sebuah pelayanan PLUS dari Warga Baru untuk masyarakat Kota Karawang yang tidak dimiliki oleh perusahaan jasa lainnya.

 

Thanks Warga Baru…

Alam Karawang, 01 Juni 2013-06-02

 

Sebelumnya pangkalan ini adalah pangkalan banyak angkot jurusan Cikampek-Karawang, namun setelah Terminal Klari diaktifkan. Hanya beberapa saja yang mangkal, Dikarenakan memang sudah tidak diperbolehkan lagi angkot mangkal diperempatan ini. Selain membuat macet, diperempatan ini kerap terjadi juga sebagai tempat ajang nongkrongnya muda-mudi yang tidak jelas tujuannya.

 

Jika sudah larut malam ( antara jam.08’00 – pagi ) pangkalan angkot ini cukup membuat kesal dan meresahkan warga, karena adanya segelintir orang yang mencegat angkot lain lewat untuk menurunkan penumpang jurusan Kosambi dan Cikampek. Setelah diturunkan penumpang tersebut dipindahkan ke angkot lain. Penurunan ini sudah lagi bukan kehendak penumpang pribadi, akan tetapi sudah ada unsur paksaan. Hal ini kerap sekali terjadi hampir tiap malam, dan belum ada tanda-tanda dari pihak keamanan yang langsung turun-tangan menertibkannya.Kerugian yang dialami penumpang adalah selain harus mengeluarkan ongkos lagi, mereka juga harus menunggu waktu yang cukup lama  sampai angkot tersebut terisi penuh. Untuk menunggu angkotnya penuhpun cukup membuat penumpang jengkel, yaitu berkisar 1 – 2 jam. Katakanlah jika waktu tempuh seharusnya ke Cikampek adalah 1 jam, kini bisa menjadi 2 –  3 jam.

 

Bagi anda yang hendak bepergian dari arah Kota Karawang menuju Kosambi sampai Cikampek menggunakan angkot, harap diperhatikan :

 

  1. Jangan berangkat lewat dari jam 19.00 wib atau jam 7 malam.
  2. Kalau bisa gunakanlah kendaraan pribadi seperti motor.
  3. Jika anda dari Jakarta turunlah di Terminal Klari, dan naiklah angkot warna biru.

Alam karawang, 29 Mei 2013

alam karawang (ilustrasi kecelakaan)

Kejadian ini berawal dari berhentinya angkot yang menghalangi Bus Agra Mas jurusan Kp.Rambutan-Karawang di depan persimpangan jalan Perum.Citra Kebun Mas,Kamis malam Pukul.10.00 Wib. Angkot tersebut berhenti melintang di depan bus yang tujuannya agar penumpang yang baru saja turun dari bus bisa naik ke angkotnya. Terlalu lama angkot tersebut berhenti menghalangi bus, akhirnya supir dari bus Agra Mas berinisiatif membelokan busnya ke tengah jalan dengan tujuan bisa melewati angkot yang berhenti itu. Namun tak sampai jalan dan busnya pun baru saja belok, dari sisi samping kanan bus, seorang pengendara motor tengah terjepit antara bus dengan pembatas tengah jalan. Respon siaga masyarakat sekitar, akhirnya sang pengendara langsung dievakuasi ke pinggir jalan beserta motornya.

Kejadian ini tidak sampai merenggut nyawa sang pengendara, karena terjepitnyapun tidak terlalu parah dan kerusakan motornyapun tergolong rendah. Hanya saja sang pengendara harus dibawa ke Rumah Sakit terdekat, pasalnya jalannya terlihat pincang. Dari supir Agra Masnya pun terlihat menghentikan Busnya, untuk mengklarifikasikan kronologi kecelakaan tersebut.

Di sepanjang jalan ini ( Sepanjang Jalan Raya Terminal Klari ) memang banyak sekali pelanggaran lalu-lintas yang terlihat, mulai dari ojeg yang mangkal 1 meter dari bibir jalan menuju ke tengah jalan, angkot yang berhenti di tengah jalan raya ataupun mangkal, ditambah masyarakat sekitar yang mengendarai motornya berlawanan arah. Kondisi lalu-lintas jalan inipun sudah tak karuan jadinya. Perlu ada sterilisasi tampaknya pada area tersebut seperti pangkalan ojeg yang teratur, tempat pemberhentian angkot yang tepat, serta dilarangnya pengendara motor berlawanan arah.

Alam Karawang,30 May 2013

Gambar

Waktu itu terasa sudah cukup malam sekali, ” …Alhamdulillah…”  sebuah pembukaan dari runtutan kalimat yang diucapkan oleh seorang penyair jalanan. Rambut gondrong badan sedikit gemuk dengan kostum layaknya seorang pria jalanan yang biasa-biasa saja, menyiratkan pikiran disetiap orang sudah barang tentu pria tersebut akan menjual suaranya. Namun siapa sangka, ternyata pria tersebut bukanlah seperti apa yang kita kira, melainkan akan melantunkan beberapa syair tentang kehidupan yang sangat berguna bagi setiap manusia yang mendengarkannya.

99 Asma’ul Husnah lah ternyata yang ia jadikan sebuah syair berkelanjutan, nama demi nama dia artikan, nama demi nama ia ucapkan dengan berulang-ulang, dan nama-demi nama ia contohkan dengan kehidupan sehari-hari. Ditambahkanlah syairnya dengan bumbu-bumbu ketauhidan, dipercantikannya tampilan syairnya dengan siloka nun elok kalimatnya. Sungguh luar biasa, bukan hanya dengan menjual syair saja ia berusaha untuk mendapatkan sesuap nasi, namun dia juga memasukan nilai ibadah kedalamnya. Menjual syair ditambah syiar agama plus mendapatkan rizki dari apa yang dia usahakan.

Sebuah contoh bagi generasi pemuda-pemudi saat ini, agar mencari nafkah yang halal dan bermanfaat juga buat kehidupan orang banyak. Bukan saja manfaat dunia, tetapi manfaat akhirat juga. Janganlah mencari nafkah dengan mengharapkan imbalan hasil dari paksaan, karena meminta imbalan dari pemaksaan tersebut adalah sia-sia. Dan sesungguhnya kamu adalah seorang yang dalam kerugian. Demi masa jadilah hidupmu penuh dengan beribadah.

Alam Karawang,29 May 2013

alam karawang

alam karawang

“Ya Assalamualikum wrwb…perkenalkan nama sya Ji Tiro…” belum selesai pria berusia 30 tahunan tersebut berbicara, tiba-tiba terdengar suara dengan irama menyentak kepada pria tersebut “ Kedalam aja!!!…Yee…dibilangan malah melototin lu….!!!”…Balas Ji Tiro “ iya sebentar pak”…namun sang kondektur bus berwarna merah tujuan Kp.Rambutan – Karawang itu tidak mengindahkan penjelasan Ji Tiro. Dengan mengucap “ Subhanallah…(sambil menghela nafas)” akhirnya Ji Tiro pindah ke bagian tengah bus dan dimulailah kembali mengenalkan barang dagangannya. Perdebatan tersebut cukup menyita perhatian para penumpang bus yang cukup memakan waktu kurang-lebih 5 menit.

Adalah contoh dari sikap dengan moralitas yang rendah sekali di mata khalayak orang banyak. Keterpurukan sikap saling menghargai ini ternyata sudah sangat memprihatinkan di jaman yang serba modern ini. Tidak hanya orang-orang yang berduit saja, namun orang-orang menengah kebawahpun sudah tidak lagi mengenal kata toleransi antar sesama.Maka tidak heran jika pemerintah menambah jam pelajaran AGAMA & PPKN di sekolah-sekolah. Alasannya, diharapkan pemuda-pemudi indonesia dimasa yang akan datang tetap memiliki nilai-nilai moral yang tinggi seiring perkembangan jaman.