Feeds:
Posts
Comments

Archive for December 1st, 2008

w

Ketika bahasa telah menghendaki kehendaknya, maka bahasa tubuh ini tiada berguna. Banyak kesalahan yang tanpa sadar telah membuat terluka, hingga beberapa orang pergi karna ketidakjelasan bahasa dan penjelasan. Apakah diri ini akan hilang dengan kecacatan bahasa, apakah diri orang lain yang akan pergi. Banyak yang semakin aku mengerti, bahwa sebaik-baiknya kita berprilaku, tidak sebaik-baiknya orang lain yang berprilaku, begitu juga sebaliknya. Apa yang sebenarnya kita rancang demi menutupi keaiban dan kekurangan, belum tentu baik dihati orang lain. Pelajaran alam ini selalu aku hormati dan akan selalu aku hormati.

Namun hati tetap percaya, apa yang semua telah terjadi karena kehendak hati, dan qolbu. Walau diri tak ingin melakukannya namun ada gerak diluar kita yang harus melakukan itu. Intinya aku menjalani apa yang harus aku jalani, dan itulah yang sedang aku pelajari. Positifnya pada saat ada kehendak yang begitu membuat tersungkur hati dan pikiran, diri tetap tenang dan selalu ingin tenang. Dengan nama Allah berikanlah aku ketenangan dalam menyelesaikan masalah.

Read Full Post »

Belajar dari kucing

miau

Namanya miau, pada kehidupannya dia adalah wanita yang sangat manis dan cantik, selain itu juga dia mempunyai ketangguhan dan keberanian yang tidak dimiliki oleh siapapun. Terseranglah demam ingin bercinta dari laki-laki yang tak sengaja melewati tempat kediamannya.

Malam itu sangat gaduh sekali, bunyi suara benda yang jatuh bergantian mengacaukan konsentrasiku dalam tidur malam itu. Setelah aku selidiki, aku tercengang betapa indahnya sebuah pemandangan yang menakjubkan itu. Tubuh bersih dan indah itu kini berada di bawah tubuh lain yang sangat kekar. Tak ingin berkelanjutan, aku langsung melanjutkan tidurku dengan lelap…

Beberapa lama kemudian miau melahirkan tiga anak sekaligus, anaknya lucu dan imut. Aku terkadang menjenguk anaknya, dengan sesekali membelainya. Namun sebuah pemandangan yang sangat mengilukan hati, satu anaknya yang mempunyai warna kulit hitam,kuning dan putih tengah dipermainkan oleh seorang bocah kecil yang belum mengerti menyayangi hewan. Anak miau sangat menderita, dibanting, dicekik, serta diposisikan tubuhnya seakan-akan ingin di sembelih, kejadian itu selalu berulang-ulang setiap harinya. Ingin aku berteriak sekencang mungkin dan menampar anak kecil itu, tetapi dalam hati berkata ” jangan .. jangan terpancing nafsu amarah”. Selintas aku mendapatkan pelajaran dari kehidupan alam bahwa, ” Segala sesuatu yang indah itu selalu menjadi rebutan oleh orang lain, dan tidak segan-segan menggunakannya demi kepentingan hawa nafsunya “…konon kucing yang berwarna belang tiga itu selalu dicari2 dan menarik rejeki.

Maha besar Allah yang mengetahui segalanya…

Read Full Post »