Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘alam’

Alam karawang – 20/05/2013

Gambar

Hampir disetiap ruas disepanjang jalan Lingkar Luar Karawang, sering kali terlihat jalan yang retak dan berlubang. Ditambah dengan lebatnya semak belukar yang menambah panorama jalan tersebut. Pembuatan celah memutar balik arahpun kini sudah ada di beberapa titik jalan. Entah kurangnya tenaga pekerja dinas kebersihan atau kendala teknis lainnya, yang jelas ketika kita melintas di jalan lingkar luar tersebut kita akan merasa diajak jalan-jalan kesebuah jalan desa yang nun jauh disana. Pasalnya semak belukar tampak tumbuh di samping jalan, bahkan ditengah – tengah pembatas jalan.

Citra sebuah kota akan tertuang pada keadaan lingkungannya, termasuk kebersihan jalan dan area sekitarnya. Jika lingkunganya kotor maka sudah jelas sekali PEMDA setempat kurang memperhatikan kebersihan. Jika demikian maka tampaklah dibenak pengendara yang melintas bahwa masyarakat disekitarnya tidak rajin dan apik, begitu juga dengan pemerintahannya. Sungguh ironis kabupaten yang merupakan salah-satu tempat beradanya industri terbesar di Asia, keadaan lingkungannya jauh dari harapan. Bagaimana jika nantinya menjadi Ibu Kota Negara jika jalannya pun jarang dibersihkan dan diperhatikan.

Semoga dikedepan harinya pemerintah kabupaten karawang lebih rajin dan menjaga kebersihan, begitu juga dengan masyarakatnya. Amin…

Read Full Post »

Gambar

Karawang,17 Juli 2012

Faktor lokasi yang sangat jauh, kemacetan disepanjang jalan, tindak kriminal serta faktor negatif lainnya membuat warga sangat enggan untuk pergi ke pasar tradisional. Hal ini terjadi bukan hanya disatu daerah, akan tetapi hampir diseluruh daerah di tanah air indonesia. Melihat kondisi warga tersebut, ternyata telah membuka sebuah peluang dan usaha baru bagi beberapa orang yaitu dengan menjadi pedagang dilokasi tertentu yang letaknya dekat dengan perumahan warga. Dengan banyaknya pedagang yang bermunculan, kini lokasi transaksi jual-beli tersebut telah mendapat sebuah nama yang lahir dari mulut ke mulut yaitu Pasar Kaget. Berdasarkan pantauan, Pasar Kaget yang paling banyak bermunculan berada di kawasan perumahan, karena selain warganya yang cukup banyak, biasanya diperumahan-perumahan telah tersedia lahan kosong sebagai sarana warga ataupun jalan utama yang luas. Sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sarana transaksi jual-beli.

 

Di Pasar Kaget kita ditawari dengan berbagai macam kebutuhan rumah tangga, mulai dari sayuran, buah-buahan, peralatan dan perabotan rumah tangga, pakaian, peralatan elektronika bahkan sampai penjual motor dari dealer-dealer tertentu. Selain itu kita juga akan disuguhkan dengan berbagai macam permainan-permainan anak, seperti kereta-keretaan, ayunan, mandi bola dan lainnya.

 

Pasar Kaget kini telah menjadi alternatif pasar tradisional, dimana keberadaannya telah banyak membantu warga dalam mencukupi kebutuhannya. Disamping harganya yang murah, Pasar Kagetpun tidak ada batasan bagi siapa saja orang yang ingin ikut berdagang. (Alam Karawang)

Read Full Post »

Wisata Sampah

Wisata Sampah, alam karawang

Wisata Sampah

Wisata alam pastinya akan sangat menyenangkan, selain kita dapat melihat keindahan flora dan fauna kita juga bisa menghirup udara segar hasil dari fotosintesis tumbuhan yang belum tercemar. Namun lain halnya jika anda berwisata alam kesebuah desa di pinggiran kota, tepatnya di jalan pinggiran irigasi yang menuju ke bendungan Leuwueng Seurueh. Udara tidak sedap dengan cepat akan menusuk kedua rongga hidung kita, jika kebetulan kita melintasi jalan tersebut. Hal ini dikarenakan sepanjang kurang lebih 30 meter terdapat tumpukan sampah dari hasil kegiatan masyarakat sekitar. Entah apa yang menjadi landasan pemikiran warga sekitar tentang membuang sampah di pinggiran sungai. padahal jika semakin lama sampah tersebut menumpuk bukan lagi masalah volume sampah yang ada, akan tetapi bisa saja sampah-sampah tersebut masuk kedalam aliran sungai dan mengotori air sungai yang kemudian meyebabkan pencemaran air sungai. Dampak lain yang bisa diakibatkan adalah terjadinya penyumbatan di sekitar DAS (Daerah Aliran Sungai), sehingga bisa memicu meluapnya air sungai atau banjir.

Kemungkinan yang lebih buruk adalah bisa menimbulkan berbagai macam penyakit di sekitar pemukiman hilir sungai, pasalnya terusan irigasi tersebut ada yang terbagi ke arah daerah Johar. Dimana ada segelintir penduduk yang masih menggunakan air sungai, untuk mencuci pakaian. Walaupun saat ini sampah-sampah yang tertumpuk belum terlalu luas, namun jika dibiarkan tidak tertutup kemungkinan volume sampah bisa mencapai ratusan kubik jumlahnya.

Kiranya sudah waktunya aparat pemerintahan desa setempat, segera menindak warga yang membuang sampah tidak pada tempatnya dan mencarikan solusi untuk penanganan sampah tersebut. Alam yang bersih adalah alam yang sehat.

Read Full Post »